Selasa, 21 Desember 2010

Contoh RPP yang menggunakan Lembar Kerja

Untuk memberikan gambaran bagaimana RPP yang dibuat oleh Guru dapat berdaya guna atau operasional, dalam kesempatan ini saya ingin berbagi dengan mengajukan contoh seperti terlampir berikut ini.
RPP ini sengaja dibuat untuk pepentingan pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru khususnya dilingkungan Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang.



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Mata tatar                       :  Pengembangan Media Pembelajaran Geografi
Standar kompetensi         :  Peserta mampu mengembangkan media pembelajaran Geografi
Kompetensi dasar            :  Peserta mampu mengembangkan media pembelajaran untuk Topik/Pokok bahasan dalam Mata Pelajaran Geografi
Indikator                         : 1. mampu memilih salah satu jenis media yang sesuai dengan Pokok bahasan/Topik yang akan dibahas
                                         2. mampu mengembangkan media yang sesuai dengan Pokok bahasan/Topik yang akan dibahas
                                         3. mampu menyusun petunjuk penggunaan  media yang telah dikembangkan
                                         4. mampu menyusun rubric penilaian terhadap  media yang telah dikembangkan
Alokas Waktu                 : 3 x 50 menit

A. Tujuan Pembelajaran:
      Setelah mengikuti workshop ini, peserta diharapkan mampu:
1.      Mendeskripsikan jenis-jenis media yang sesuai untuk pembelajaran Geografi
2.      Mendeskripsikan kekuatan dan kelemahan masing-masing jenis media yang ada
3.      Membuat media sederhana yang sesuai dengan topik/pokok bahasan tertentu
4.      Menyusun petunjuk penggunaan media yang telah dikembangkan
5.      Menyusun rubrik  penilaian untuk mengevaluasi penggunaan media yang telah dikembangkan

B.  Materi Pembelajaran:
      Materi bahasan dalam workshop ini antara lain:
1.      Klasifikasi media pembelajaran dari berbagai sudut pandang
2.      Keunggulan dan kelemahan masing-masing jenis media pembelajaran
3.      Prosedur pengembangan Media pembelajaran
4.      Petunjuk penggunaan Media Pembelajaran
5.      Evaluasi penggunaan Media Pembelajaran

C.  Model dan Metode Pembelajaran:
      Model Pembelajaran dalam workshop ini:
      “Kooperatif learning dengan model/teknik kerja kelompok”

D.  Langkah-langkah Pembelajaran:
      Langkah-langkah Pembelajaran dalam workshop ini adalah sebagai berikut:

No
Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu
Keterangan
1.
Pendahuluan
·     Penayangan tujuan pembelajaran dan langkah-langkah workshop
·     Tanya jawab tentang konsepsi media pembelajaran
·     Membagi peserta ke dalam kelompok yang beranggotakan 4 – 5 orang
·     Membagikan Lembar kerja kelompok


5’

5 ‘

3’

2’
(15’)

2.
Kegiatan Inti
1.   Diskusi kelompok membahas jenis-jenis Media Pembelajaran yang sesuai untuk dipergunakan dalam mata pelajaran Geografi
2.   Diskusi kelompok tentang keunggulan dan kelemahan masing-masing jenis Media Pembelajaran
3.   Kerja kelompok untuk mengembangkan satu media Pembelajaran dengan bahan yang sederhana, murah, dan mudah didapat
4.   Kerja kelompok menyusun petunjuk penggunaan media yang dikembangkan
5.   Kerja kelompok menyusun rubrik  evaluasi penggunaan media yang dikembangkan
6.   Galery walk masing-masing kelompok, dengan salah satu anggota menjadi penjaga stan kelompoknya


10 ‘


10’


30’


15’

15’

30’


(110’)

3.
Penutup
·     Review tentang jenis-jenis Media pembelajaran berikut keunggulan dan kelemahannya
·     Refleksi ketercapaian pelaksanaan workshop
·     Refleksi perasaan dan umpan balik dari peserta


5’


5 ‘

5’

(15’)


E.  Bahan, Alat, Media, dan Sumber Pembelajaran:
      Bahan dalam workshop ini antara lain:
·        Power point tentang Tujuan Pembelajaran; Langkah-langkah workshop
·        Kertas Koran Bekas, Bungkus/kemasan Produk Rumah tangga, dll
·        Kertas manila warna, Lem glukol

      Alat dalam workshop ini antara lain:
·        Gunting,
·        penggaris,
·        spidol warna

Media yang digunakan antara lain:
·        Lembar Kegiatan
·        LCD proyektor,
·        Laptop

      Sumber belajar :
1.      Ibrahim, H.  1997. Media  pembelajaran: Arti,  fungsi,  landasan pengunaan,  klasifikasi,pemilihan,  karakteristik  oht,  opaque,  filmstrip,  slide,  film,  video,  Tv,  dan
2.      penulisan naskah slide. Bahan sajian program pendidikan akta mengajar III-IV.FIP-IKIP Malang.
  1. Ibrahim, H.  1999.  Pemanfaatan  dan  pengembangan media  slide  pembelajaran. Bahanajar. Disajikan dalam  pelatihan produksi dan  penggunaan media  pembelajaranbagi dosen MDU Universitas Negeri Malang, 8 Februari s.d 6 Maret 1999.
  2. Ibrahim, H., Sihkabuden, Suprijanta, & Kustiawan, U. 2001.Media pembelajaran: Bahansajian program pendidikan akta mengajar. FIP. UM.Moedjiono.  1981. Media  pendidikan  III: Cara  pembukaan media  pendidikan.  Jakarta:P3G. Depdikbud.
  3. Sadiman,  A.S.  1986. Media  pendidikan:  pengeratian,  pengembangan,  danpemanfaatannya. Jakarta: Cv. Rajawali.Sihkabuden. 1994. Klasifikasi dan karakteristik media instruksional sederhana. Malang:FIP IKIP Malang.
  4. Wallington, C.J. 1996. Media production: production of still media. Plomp, T., & Ely,D.P.  (Eds.): International Encyclopedia of Educational Technology, 2nd edition.New York: Elsevier Science, Inc.

F. Penilaian
      Teknik penilaian dalam workshop ini meliputi:
1.      Aktivitas kerja kelompok
2.      Produk akhir berupa media pembelajaran
3.      Penguasaan konsep media Pembelajaran

      Instrumen penilaian dalam workshop ini meliputi:
1.      Lembar pengamatan Aktivitas kerja kelompok
2.      Rubrik penilaian Produk akhir berupa media pembelajaran
3.      Tes tulis Penguasaan konsep media Pembelajaran


Disusuun oleh:
Hadi Soekamto


LAMPIRAN RPP

LEMBAR KERJA KELOMPOK

Judul: Pemilihan Media Pembelajaran

A.  Pendahuluan:
            Media Pembelajaran merupakan factor penting guna tercapainya tujuan pembelajaran. Berbagai jenis media pembelajaran yang dapat dipilih untuk digunakan dalam pembelajaran kita bisa berupa media pandang, media dengar, media pandang dengar, dan juga berupa realia atau benda nyata. Agar media yang kita pilih dapat berdaya guna, maka perlu dipilih dan ditentukan oleh guru.
B.  Bahan/Alat/Sumber:
1. Bahan:
·        Ringkasan materi Media Pembelajaran  
·        Kertas Koran bekas
·        Kemasan pembungkus produk rumah tangga seperti sabun mandi, kue, dll
·        Kertas Manila
2. Alat: Gunting; lem; penggaris; Spidol Warna
3.Sumber:
C.  Langkah-langkah Kegiatan
1.      Bacalah Ringkasan materi Media Pembelajaran (terlampir)
2.      Diskusikan dalam kelompok anda Jenis media apa yang sesuai untuk digunakan dalam Mata Pelajaran Geografi
3.      Diskusikan pula keunggulan dan kelemahan dari media yang sesuai tersebut
4.      Tuliskan di kertas manila untuk dipajang di papan pajangan
5.      Tentukan satu KD dalam Silabus SLTP/SLTA
6.      Pilihlah salah satu media yang sesuai dengan KD tersebut
7.      Buatlah media dengan menggunakan bahan-bahan yang ada disekitar kelas/ruangan ini
8.      Buatlah spesifikasi media yang anda buat: bahan, bentuk, ukuran, dan komponen-komponennya
9.      Susunlah petunjuk petunjuk penggunaan media tersebut
10.  Buatlah pedoman penilaian terhadap penggunaan media anda

D. Pertanyaan
1.      Media apa saja yang sesuai untuk digunakan sebagai media pembelajaran Geografi?
2.      Apa keunggulan media pembelajaran tersebut?
3.      Apa pula kelemahan dari media pembelajaran tersebut?
4.      Bagaimana deskripsi dari media yang anda kembangkan?
5.      Bagaimana pula cara menggunakan media pembelajaran anda tersebut
6.      Bagaimanakah cara mengevaluasi (prosedur dan instrument) penggunaan media anda tersebut?



LAMPIRAN LEMBAR KERJA
RINGKASAN
MEDIA PEMBELAJARAN

A.     PENGERTIAN MEDIA PEMBELAJARAN
Kata media berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi (Sadiman,2002:6).
Definisi media pembelajaran. Kata media merupakan bentuk jamak dari kata medium. Medium dapat didefinisikan sebagai perantara atau pengantar terjadinya komunikasi dari pengirim menuju penerima (Heinich et.al., 2002; Ibrahim, 1997; Ibrahim et.al., 2001). Media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan (Criticos, 1996). Berdasarkan definisi tersebut, dapat dikatakan bahwa proses pembelajaran merupakan proses komunikasi. Proses pembelajaran mengandung lima komponen komunikasi, guru (komunikator), bahan pembelajaran, media pembelajaran, siswa (komunikan), dan tujuan pembelajaran. Jadi, Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.
Berdasarkan definisi tersebut, media pembelajaran memiliki manfaat yang besar dalam memudahkan siswa mempelajari materi pelajaran. Media pembelajaran yang digunakan harus dapat menarik perhatian siswa pada kegiatan belajar mengajar dan lebih merangsang kegiatan belajar siswa.

B.     KEGUNAAN DAN  JENIS MEDIA PENGAJARAN
KEGUNAAN
Menurut Sadiman (2002:16), media pembelajaran mempunyai kegunaan-kegunaan sebagai berikut:
a. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka).
b. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan daya indera.
c. Dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat diatasi sikap pasif anak didik.
Dalam hal ini, media pendidikan berguna untuk:
1) Menimbulkan kegairahan belajar.
2) Memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan.
3) Memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri menurut kemampuan dan minatnya.
d. Dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru akan banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri. Apalagi bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa juga berbeda. Masalah ini dapat diatasi dengan media pendidikan, yaitu dengan kemampuannya dalam:
1) Memberikan perangsang yang sama.
2) Mempersamakan pengalaman.
3) Menimbulkan persepsi yang sama.
Berdasarkan manfaat tersebut, nampak jelas bahwa media pembelajaran mempunyai andil yang besar terhadap kesuksesan proses belajar mengajar.

JENIS MEDIA PEMBELAJARAN
Sesuai dengan perkembangan jaman, maka media pembelajaranpun juga berkembang dari bentuk yang sederhana menjadi media pengajaran yang modern. Seperti dikatakan oleh R. Warsito bahwa :
“ Kemajuan teknik cetak mencetak dan teknik elektronika sangat berpengaruh terhadap perkembangan alat bantu mengajar. Alat bantu mengajar pada masa kini terdiri dari :
a. Alat bantu dasar: sabak, papan tulis, gambar, peta, chart, atlas, blobe, model, kertas, pena, cat, dan sebagainya.
b. Alat bantu cetak: buku teks, majalah, pamphlet berkala.
c. Alat bantu pandang benda seni, artefak, papan bulletin, grafik, film strip, slide, model, transparan.
d. Alat bantu dengar: audio, tape recorder, radio, telephone.
e. Alat bantu dengar pandang: gambar hidup, televise, video tape.
f. Alat bantu lain-lain: bahan observasi, museum, tempat-tempat bersejarah” (2001 : 45).

Di samping itu, media pengajaran dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga) jenis yaitu:
a. Media auditif, yaitu media pengajaran yang hanya mengandalkan kemampuan suara saja, seperti radio, tape recorder, piringan audio. Media pengajaran ini cocok untuk orang yang tuli atau mempunyai kelainan pendengaran.
b. Media visual, yaitu media pengajaran yang hanya mengandalkan gambar diam, seperti film strip (film rangkai), slides (film bingkai), foto, gambar, lukisan dan cetakan. Ada pula media visual yang menampilkan gambar atau symbol yang bergerak seperti film bisu dan film kartun.
c. Media audio visual, yaitu media yang mempunyai unsure antara suara dan gambar. Jenis media seperti ini mempunyai kemampuan yang lebih baik karena meliputi suara dan gambar seperti film bingkai, ada suaranya dan ada pula gambar yang ditampilkannya.
Menurut Nana Sudjana media pengajaran yang sering digunakan dalam proses pembelajaran meliputi:
a. Media grafis (media dua dimensi).
1) Diagram
Diagram adalah suatu gambaran-gambaran sederhana untuk memperlihatkan hubungan timbale balik, terutama dengan garis-garis diagram yang baik adalah sangat sederhana yakni hanya bagian-bagian terpenting saja yang diperlihatkan.
Berdasarkan konsep tersebut di atas, kiranya penggunaan media diagram dalam proses pembelajaran akan sangat membantu bagi guru maupun siswa dalam menyimak materi pelajaran, karena pada dasarnya diagram merupakan ringkasan visual yang padat mengenai fakta-fakta dan gagasan yang akan diuraikan.
2) Grafik
Grafik adalah suatu grafis yang menggunakan titik-titik atau garis untuk menyampaikan informasi statistic yang saling berhubungan (R.Warsito, 2001 : 48).
Dengan berasumsi pada pengertian grafik tersebut, dalam proses belajar mengajar, grafik mempunyai fungsi untuk memperlihatkan perbandingan informasi kualitas-kualitas maupun kuantitas dengan cepat dan sederhana, terutama pada penyajian secara statistik
3)  Poster
Poster merupakan kombinasi visualisasi yang kuat dengan warna dan pesan dengan maksud untuk menangkap perhatian orang lewat, tetapi cukup lama menanamkan gagasan yang berarti di dalam ingatannya (1989 : 51).
Media ini pada umumnya digunakan untuk mengenalkan suatu produk dari suatu perusahaan atau digunakan sebagai sarana promosi.
4) Kartun
Kartun adalah menggambarkan dalam bentuk lukisan atau karikatur tentang orang, gagasan atau situasi yang didesain untuk mempengaruhi opini masyarakat (1989 : 58). Dengan berasumsi pada konsep tersebut di atas, kartun dapat digunakan sebagai alat bantu proses pengajaran walaupun banyak kartun yang membuat orang-orang tersenyum, tetapi pada dasarnya kartun mempunyai manfaat dalam proses belajar mengajar terutama dalam penjelasan rangkaian bahan satu urutan logis atau mendukung makna
5)  Komik
Komik merupakan suatu bentuk kartun yang mengungkapkan karakter dan memerankan suatu berita dalam urutan yang erat dihubungkan dengan gambar dan di rancang untuk memberikan hiburan pada pembaca. (1989 : 69)
b.  Media tiga dimensi
Sesuai dengan istilahnya, media tiga dimensi adalah media yang mempunyai ukuran panjang, lebar dan tinggi serta dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Oleh karena itu media tiga dimensi memiliki bentuk yang hamper sama dengan benda aslinya.
c. Media proyektor still
R.Warsito menuliskan bahwa media proyektor  still ada dua yaitu:
1) OHP (Over head proyektor)
Penggunaan OHP dalam proses pembelajaran memiliki manfaat atau kelebihan sebagai media pendidikan yaitu :
a. Gambar yang diproyeksikan lebih jelas jika dibandingkan dengan kalau digambarkan sebagai media pendidikan yaitu:
b. Guru dapat mengajar sambil berhadapan dengan siswa.
c. Dapat memproyeksikan benda-benda kecil.
d. Lebih sehat dari pada papan tulis
2) Televisi
Sebagai suatu medium, televise mempunyai beberapa kelebihan yaitu:
a)  Televisi merupakan suatu medium yang menarik, up to date dan selalu siap diterima oleh anak-anak, karena mereka mengenalnya sebagai bagian dari kehidupan luar sekolah.
b) Televisi dapat memikat perjatian sepenuhnya dari penonton seperti halnya film, menyajikan informasi viasual dan auditif secara simultan.
c)   Sifatnya nyata dan langsung.
d)   Batas ruang dan waktu dapat diatasi.
e)   Hamper setiap mata pelajaran dapat di TV kan.
f)  Televisi dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan guru dalam hal mengajar.
Meskipun televisi banyak memberikan manfaat, tetapi juga problem yang perlu diatasi antara lain:
a)      Harga televisi relative mahal.
b)      Jadwal sering bertabrakan antara siaran dan jam pelajaran.
c)      Tidak selamanya program televise cocok dan jelas.
d)      Sifat komunikasinya satu arah (2001 : 50).

4 komentar: