Naskah Video




SINOPSIS
MENGEMBANGKAN TIM KERJA SEKOLAH

Yang terjadi selama  ini di banyak sekolah,  peran Kepala sekolah sangat dominan dalam kerangka pengembangan sekolahnya, sehingga kurang mencerminkan organisasi sekolah yang dinamis. Perkembangan sekolah sangat tergantung pada kapabilitas kepala sekolahnya dan kurang nampak adanya kontribusi dari warga sekolah yang lain. Oleh karena itu perlu dibangun Tim Kerja Sekolah yang mewadahi setiap komponen warga sekolah yang meliputi Kepala Sekolah, wakil Komite Sekolah, serta wakil Guru Kelas awal, kelas tinggi, dan Bidang studi.
Tim Sekolah yang efektif perlu dibentuk dan diberdayakan di setiap sekolah dengan proses yang demokratis yang beranggotakan  seorang Kepala sekolah , seorang wakil Komite Sekolah, dan Tiga orang guru sebagai representasi Guru Kelas Awal (Kelas 1 s/d 3); Guru Kelas Tinggi (Kelas 4 s/d 6); dan Guru Mata Pelajaran seperti Guru Agama, Penjaskes, atau Guru Ketrampilan & Kesenian.  Kepada Tim Kerja yang telah terbentuk didistribusikan peran dan tanggung jawab berdasarkan kewenangan dan tanggung jawabnya masing-masing dengan merumuskan komitmen-komitmen  tertentu agar fungsi dan peran Tim dapat berjalan sesuai harapan.
Dalam suatu Tim Kerja yang efektif tercermin adanya saling menghargai pendapat orang lain dengan wujud kerjasama yang konstruktif dan dinamis. Walaupun dalam perjalanannya banyak terjadi hambatan berupa komflik baik yang muncul dari dalam maupun dari luar Tim Kerja itu sendiri, namun jika Tim Kerja itu dapat mengelola konflik yang terjadi dengan sebaik-baiknya, maka Tim Kerja sekolah tersebut akan menjadi Tim kerja yang solid.
Dengan adanya Tim Kerja Sekolah yang solid pada suatu sekolah akan terwujudlah Sekolah yang  banyak diidam-idamkan  oleh Masyarakat pengguna  jasa pendidikan/sekolah.


Batu, 1 Oktober 2009
Hadi Soekamto



TREATMENT
MENGEMBANGKAN TIM KERJA SEKOLAH

01.  Program ini diawali dengan menampakkan suasana sekolah diwaktu pagi sebelum jam pelajaran dimulai, dimana tampak semua warga sekolah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Pandangan mengarah pada Guru-guru yang sudah datang sibuk mempersiapkan diri sebelum mengajar, kemudian pandangan berpindah pada banyak siswa saling berlarian di halaman, dan  pada beberapa orang tua yang mengantarkan putra-putrinya berdiri di depan kelas. Pandangan beralih kearah Kepala Sekolah yang  sedang mengerjakan sesuatu di ruangannya, kemudian  ke papan agenda sekolah yang terlihat masih kosong dan kurang terawat, pandangan diarahkan ke dinding ruangannya terlihat hanya terpanpang Papan data yang isinya sudah kadaluarsa. CUT TO
02.  Susana rapat dewan guru dan Kepala Sekolah yang dihadiri juga oleh beberapa pengurus Komite Sekolah.  Rapat ini membahas pembentukan Tim Kerja Sekolah yang pada akhirnya menghasilkan kesepakatan Susunan Anggota Tim Kerja Sekolah. CUT TO
03.  Suasana keesokan harinya di salah satu sudut ruang Guru semua Tim Kerja Sekolah yang telah dibentuk, melakukan rapat penyusunan program kerja sekaligus menyepakati anggota mana yang bertanggung jawab pada setiap program yang telah disusun.
04.  Kamera memperlihatkan seorang guru kelas awal yang menjadi anggota Tim Kerja guna membicarakan program dengan dua orang guru lainnya sesama guru kelas awal. Program yang dibicakan adalah penyusunan RPP yang akan diajarkan pada minggu depan. Pandangan dialihkan pada tiga orang guru kelas tinggi yang salah satunya juga anggota Tim Kerja Sekolah sedang membicarakan Program bedah kelas guna memperbaiki kelasnya masing-masing. Kemudian pandangan dialihkan pada kelompok guru mata pelajaran (penjas, Agama, dan Kesenian) yang sedang membicarakan program kegiatan ekstra kurikuler yang memuat ketiga jenis mata pelajaran yang menjadi tugas mereka bertiga.
05.  Pandangan diarahkan pada suatu peristiwa dimana Wakil Komite Sekolah mengajak wakil wali murid dari setiap kelas membicarakan upaya apa yang bisa dilakukan oleh wali murid dalam rangka membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dari masing-masing kelas. Dari hasil pembicaraan tadi dilahirkan ide untuk membentuk paguyuban kelas dari masing-masing kelas. Khusus kelas awal (terutama Kelas 1) diputuskan Ibu-ibu yang menunggu anaknya sekolah diharapkan secara bergiliran membantu guru di kelas membimbing/mengawasi siswa yang sedang berlatih menulis atau membaca. Sedangkan terhadap kelas tinggi diputuskan para wali murid memjadi pendamping dalam kegiatan kelompok belajar dirumahnya (secara bergiliran) dari siswa yang rumahnya berdekatan dengan bantuan buku penghubung yang diberikan oleh guru kelas kepada wali murid pendamping.
06.  Kamera memperlihatkan kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah terhadap pelaksanaan setiap program yang telah disusun oleh setiap kelompok (sub Tim kerja). Diawali dengan aktivitas Kepala Sekolah mendampingi Guru Kelas Awal menerapkan RPP yang telah disusun dan dikonsultasikan kepada Kepala Sekolah. Kemudian dilalihkan pada aktivitas Kepala Sekolah melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan program bedah kelas dari kelompok Guru Kelas Tinggi. Selanjutnya pandangan dialihkan pada kegiatan Pendampingan kepala Sekolah terhadap pelaksanaan program Ekstra Kurikuler dari kelompok Guru MaPel.
07.  Kamera menampilkan suasana rapat evaluasi dari seluruh anggota Tim Kerja untuk mengadakan refleksi pelaksanaan setiap program yang telah direncanakan, sekaligus mengidentifikasi kendala yang ada serta dicarikan solusi/jalan keluarnya.







Paket                          : Komunitas Belajar
Topik                           : Pengembangan Tim Kerja Sekolah
Judul                           : Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Tim Kerja Sekolah Yang Efektif
Diskripsi                      : Program ini memvisualisasikan bagaimana Guru di suatu sekolah menigkatkan Profesionalismenya dengan membangun dan mengefektifkan  tim kerja di sekolahnya
Sasaran                      : Kepala Sekolah; Guru, Tenaga Kependidikan
Tujuan Umum            : Peserta mamahami prosedur membangun tim kerja sekolah yang dapat menjadi penggerak peningkatan profesionalitas guru dan frofil sekolah yang maju

  Tujuan Khusus
Materi Pokok
Uraian Materi
Bentuk penyajian
Ekspektasi Waktu
1.      Peserta dapat melaksa-nakan pembentukan kelompok
Tahapan dan prosedur pembentukan kelompok /   tim kerja
          Membangun komitmen
          Distribusi peran/tugas
drama
10 menit
2. Peserta dapat menghadapi tahap  storming dalam kelompok
Teknik storming dalam kelompok
          Mengatasi konflik
          Memberi otonomi
          Saling mendukung
Drama
10 menit
3. Peserta dapat membangun keterpaduan tim
Tahapan dan prosedur membangun keterpaduan tim kerja
          Menghargai pendapat
          Bekerja bersama
drama
10 menit
4. Peserta dapat membangun unjuk kerja
Tahapan dan prosedur membangun unjuk kerja tim
          Reviu kemajuan
          Refleksi unjuk kerja
          Memperbaiki hubungan
drama
10 menit



NASKAH VIDEO
JUDUL:  Peningkatan profesionalisme Guru melalui Tim Kerja Sekolah Yang Efektif


VIDEO
AUDIO
Logo DBE 2 dan EDC

01. INTRODUKSI
EXT, HALAMAN SEKOLAH, PAGI SEBELUM JAM PELAJARAN DIMULAI,
Diawali dengan sebuah CLOSE SHOT  banguan Sekolah dasar,kemudian bergerak menjauh berpindah pada banyak siswa saling berlarian di halaman, kemudian pandangan berpindah lagi pada beberapa orang tua yang mengantarkan putra-putrinya berdiri di depan kelas , kemudian pandangan diarahkan pada Guru-guru yang sudah datang sibuk mempersiapkan diri sebelum mengajar . Pandangan beralih kearah Kepala Sekolah yang  sedang mengerjakan sesuatu di ruangannya, kemudian  ke papan agenda sekolah yang terlihat masih kosong dan kurang terawat, pandangan diarahkan ke dinding ruangannya terlihat hanya terpampang Papan data yang isinya sudah kadaluarsa. DISSOLVE TO :
SFX: suara hiruk pikuk dan kelakar anak sekolah yang berlarian di halaman sekolah
02.  CAPTION: Paket  “Komunitas Belajar” dan topik : “Pengembangan Tim Kerja Sekolah” serta judul video: Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Tim Kerja Sekolah Yang Efektif”
SFX: musik instrumentalia tempo lambat
O3.  INTERIOR, RUANG PERTEMUAN , PAGI
Kamera menampakkan Ruang Pertemuan , terlihat Kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan orangtua satu persatu memasuki ruang pertemuan, dilanjutakan dengan memperlihatkan pemandangan  keseluruh ruangan Pertemuan. DISSOLVE TO  :
SFX: musik instrumentalia tempo lambat
DIRECT  SOUND
 Kepala sekolah membuka rapat  dengan menyapa seluruh hadirin dalam ruangan    
   KEPALA SEKOLAH  ( memegang mike, mengetoknya untuk mengetes suara) :

VISI MISI diberikan illustrasi visual sesuai dengan penjelasan.


Setelah selesai menjelaskan visi misi , KS mempersilakan peserta rapat untuk bertanya.
Kepala Sekolah  : (sambil melihat sekeliling mencari penanya) 

CUT TO :
Kamera mengarah ke Peserta 1
PESERTA 1 :

Kepala Sekolah
INSERT CAPTION   :
SUSUNAN TIM :
KA SEKOLAH
WAKIL GURU KELAS
WAKIL GURU BIDANG STUDI
UNSUR KOMITE SEKOLAH
                   
Catatan : pada kolom audio saya tambahkan beberapa informasi agar terlihat dinamis dan demokratis, kalau perlu tambhkan suasana musyawarah tersebut menjadi lebih hidup)
Mungkin perlu juga ditambahkan beberapa usulan  dari hadirin, walaupun kontradiktif, tapi akhirnya nanti diakomodasi  oleh rapat
SUASANA DEMOKRATIS INI HARAP DIPERLIHATKAN PADA VISUAL DAN AUDIO TIDAK HANYA DENGAN KALIMAT
HADIRIN (SALING BEREBUT) :

Tampak diantara hadirin sebagian besar setuju , namun ada juga yang tidak setuju dengan mengacungkan tangan.
KEPALA SEKOLAH :

INTERUPTOR 1

Kepala Sekolah terlihat memandang sekeliling  mencari Interuptor lain sambil mengangguk-ngangguk.

INTERUPTOR 2

Hadirin terlihat tertawa

Kepala Sekolah mempersilakan Interuptor 3


Kelihatan hadirin mentertawakan Interuptor 3

Hadirin agak gaduh, kemudian Kepala Sekolah mencoba menangkan suasana rapat.
Kepala Sekolah mencoba menengahi , dan meminta seluruh hadirin untuk segera memulai kegiatan rapat .
KA SEKOLAH :


DISSOLVE to :


Kepala sekolah:
“Assalamu alaikum wr.wb, selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua.  Rapat kali ini akan membentuk Tim Kerja Sekolah yang mewakili semua komponen warga sekolah, Agar Visi Misi sekolah kita dapat kita realisasi”. Seperti kita ketahui bersama bahwa Visi sekolah kita adalah menciptakan sumber daya manusia unggul yang cerdas dan berbudi luhur serta berwawasan religious. Sedangkan Misi sekolah kita adalah menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang tidak hanya mementingkan kemampuan olah piker tetapi juga membekali siswa dengan kepekaan sikap yang berbudi luhur dengan tidak mengabaikan nilai-nilai agama.

Ka Sekolah :
Nah sesudah penjelasan  visi misi tadi, apakah ada  diantara Bapak atau Ibu yang akan bertanya ?

Peserta 1:  Saya sangat mendukung apa yang disampaikan kepala sekolah, tetapi terdiri siapa saja nantinya Tim itu pak?

Kepala Sekolah :
Sebaiknya untuk susunan tim sekolah ini kita msyawarhkan penentuannya , bagaimana kalau saya mengusulkan  seperti ini :
 Tim ini terdiri dari Kepala Sekolah, satu orang wakil dari guru Kelas 1,2,dan 3; satu orang wakil guru Kelas 4,5,dan 6, satu orang wakil guru bidang studi. Serta seorang wakil dari unsur  Komite sekolah.
Kepala Sekolah akan berfungsi sebagai : …….
Wakil guru kelas 1, 3 dan 3 akan berfungsi sebagai : ……
Wakil guru kelas 4. 5, 6 akan berfunsi sebagai : ….. 
Sedangkan wakil dari komite  sekolah yang akan bapak pilih sendiri orangnya akan berfungsi sebagai  : ……..
Bagaimana Bapak, ibu, dan hadirin semua  ?








PESERTA RAPAT :
SETUJUUUU  (sebagian besarhadirin )
 INTERUPSI , INTERUPSI  (DUA ATAU TIGA PESERTA)


KEPALA SEKOLAH :
Baik-bapak-bapak, ibu-ibu. Di sini saya melihat ada yang setuju penuh kepada usulan saya, namun ada pula yang ingin mengajukan usul. Kami silakan ke Bapak …….

INTERUPTOR 1 :
Saya Pak Ahmad pak. Saya hanya ingin mengusulkan, kalau wakil dari komite jangan ditunjuk, tetapi hasil dari pilihan kami .

KEPALA SEKOLAH :
Baik Bapak  Ahmad , usulan yang bagus. Kemudian saya lihat ada pengusul lain, Ibu …..

INTERUPTOR 2 : (DENGAN GAYA YANG AGAK KOCAK)
Saya Ibu Hamidah,  usulan saya sama dengan pak Ahmad pak, namun barangkali untuk wibawa harap dipilih yang muda pak, agar dinamis , gitu lho pak.


HADIRIN :  (HAMPIR SEREMPAK , SAMBIL TERTAWA)
SETUJU, SETUJU , SETUJU ….

INTERRUPTOR 3 :
Saya Pak Husin pak, wali  murid  anak saya yang di kelas 4 , saya ingin usul pak  kelas-kelas di sekolah ini sebaiknya dirapikan lagi agar suasana belajarnya semakin menyenangkan, dan anak-anaknya sehat pak.

HADIRIN :
Huuu ! (Koor)
Itu mah yang akan dibahas di rapat ini pak Husin  ! (salah seorang hadirin)






KA SEKOLAH :
 Baik-baik  Bapak , Ibu, Usulan pak Ahmad,  Ibu Hamidah , dan pak  Husin sangat bagus sekali ……( NADA MEMUJI)….. . Usulan kita tampung dan akan kita bahas dalam rapat ini , tapi lebih penting lagi mari kita segera  memulai kegiatan ini . dan secara bersama , kami persilakan.
   


03 A.  INTERIOR RUANG PERTEMUAN, SIANG
Tampak kelompok guru dan Orang Tua yang sedang berdiskusi :
          Guru pr 1 mengusulkan perlu dibentuknya tim-work”
          Orangtua 1 menyetujui usulan tersebut
          Peserta lain menyatakan persetujuan

DISSOLVE TO :


DIRECT SOUND :
Guru pr 1: “Terima kasih atas kesempatan yang diberikan. Menurut pedapat saya, untuk bisa menyelesaikan problem sekolah, perlu dibentuk tim-kerja yang bertugas merumuskan apa yang perlu dilakukan.
Orangtua 1: “saya setuju usul bu Ani. Kita bentuk saja tim kerja”
Suara-suaara peserta: “setuju …setuju …”





 03B. INTERIOR , RUANG PERTEMUAN SIANG Tampak Kelompok guru, kepala sekolah , dan orang tua yang sedang berdiskusi
          Kepala sekolah meminta pendapat mengenai struktur dan komposisi tim
          Guru lk 1 berdiri dan mengusulkan agar diidentifikasi dahulu tugas yang akan dilakukan oleh tim
          Kepala sekolah setuju dan meminta pendapat peserta mengenai tugas-tugas tim tersebut
          Guru lk 1 menyebutkan 1 tugas
          Guru pr 2 menyebutkan 2 tugas
          Guru lk 2 mengingatkan perlunya memikirkan sumber penggalian dana

          Secara bergantian peserta tampak bersilang pendapat mengenai penggalian dana, ada yang pro ada yang konra
          Orangtua 1 berdiri mengemukakan pendapat bahwa orangtua akan beresedia membantu pendanaan
          Orang tua 2 mendukung dengan catatan berusaha dulu buat usulan ke pemda dan ada transparanasi penggunan uang
          Kepala setujua penggalian sumberdana dari berbagai sumber
          Kepala sekolah mengemukakan hasil kesepakatan (ditayangkan tulisan tentang deskripsi tentang tugas tim)

DISSOLVE TO :

03 C.  INTERIOR, RUANG RAPAT ,SIANG

Tampak Ruang Rapat yang sudah kembali seperti semula (pada Scene 3). Kepala Sekolah terlihat membereskan kertas-kertas hasil diskusi yang ada di atas meja. Kemudian  berkata

KEPALA SEKOLAH :


CATATAN : Adegan ini diberi INSERT dengan visual-visual yang relevant sebagai apa yang disampaikan oleh Kepala Sekolah dalam rapat)



Diperlihatkan :
Hasil-hasil dari rapat yang terpampang di papan tulis, dan Tim Sekolah yang telah terbentuk .
CUT TO :

03 D. EXTERIOR , HALAMAN SEKOLAH,  SIANG.

Terlihat peserta rapat yang sedang meninggalkan Ruang Rapat. Terlihat wajah-wajah yang gembira. Kepala Sekolah  dan guru-guru menghantar tamu-2nya, terlihat mereka saling bersalaman,

DISSOLVE TO :

Suara kepala sekolah: “Baik, kita setuju membentuk tim kerja. Kira bagimana struktur kepengurusannya?”
Guru lk 1: “Maaf pak, saya kira sebelum membentuk tim work, kita perlu merumuskan tugas-tugas apa saja yang perlu diselesaikan oleh tim. Dengan demikian, kita bisa menentukan unit-unit apa saja yang perlu ada dalam tim”
Susra Kepala sekolah: “Saya setuju. Kalau begitu, kira-kira tugas apa saja yang harus kita rampungkan?”
Guru lk 1: “membangun pagar, pak”
Guru pr 2: “menata kebersihan sekolah dan menjaga keamanan”
Guru lk 2: “kita perlu mengingat bahwa beberapa dari pekerjaan ini membutuhkan dana, siapa yang bertugas menggali sumber dana, padahal kita dilarang memungut dana dari orangtua”
Suara-suara peserta mengemukakan pendapat tentang pengalian dana.
Orangtua 1: “saya kiran semua orangtua menginginkan agar anaknya bisa memperoleh pendidikan yang baik dari sekolah. Kalau memang tidak ada sumber dana dari pemerintah, kitalah yang perlu memikirkan.
 
Orangtua 2: “Kalau memang tidak ada dana, kita coba dulu buat usulan ke pemda atau perusahaan di sekitar sini. Jika tidak berhasil, kita bisa minta kontribusi orangtua yang mampu. Tapi harus transparan penggunaannya.”
Suara kepala sekolah:  “Baik, kita setuju menggali suberber pendanaan.
Suara kepala sekolah: “Berdasarkan hasil diskusi, tampaknya  beberapa tugas yang harus diselesaikan meliputi:
          Merenovasi pagar sekolah dan kamar kecil, jadi perlu ada seksi pembangunan
          Menata lingkungan  sekolah agar besih dan indah atau seksi kebersihan dan keindahan sekolah
          Memikirkan sistem keamanan dan tatatertib. Ini seksi keamanan.
          Menggali sumber pendanaan. Ini membuthkan seksi dana






 SFX : SUARA AMBIENS






KA SEKOLAH :
Bapak-bapak, ibu-ibu yang saya hormati. Akan saya bacakan risalah dari hasil rapat yang diadakan hari ini. Dengan gembira saya nyatakan, bahwa rapat ini telah menghasilkan suatu kesepakatan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran , dst dst ….. (SUARA DIAMBIL SECARA LANGSUNGSECARA KESELURUHAN SAMPAI KEPALA SEKOLAH MENUTUP RAPAT ) ……………………………………………………………………………..




MUSIK :

MUSIK PENUTUP BERNADA GEMBIRA.











04. INTERIOR RUANG GURU, SIANG
Tampak tiga kelompok guru yang sedang berdiskusi :
Seorang Guru Kelas Awal  (yang merupakan Anggota Tim sekolah) sedang membicarakan RPP yang akan digunakan minggu depan dengan 2 orang guru kelas awal lainnya.
CUT TO:

Tiga orang Guru Kelas Tinggi (yang salah satunya merupakan anggota Tim Kerja sekolah) sedang membicarakan program Bedah Kelas untuk memperbaiki  kondisi kelasnya masing-masing
CUT TO:


Tiga orang Guru Bidang Studi (Agama, Penjas, dan Kertakes) sedang membicarakan program kegiatan ekstra kurikuler yang memadukan ketiga jenis bidang studi tersebut





Guru Kls Awal 1 : “Bagaimana bu kalau hari ini kita menyusun RPP untuk kelas kita masing-masing?”
Guru Kls Awal 2 : “Saya setuju agar pembelajaran kita dapat lebih baik’
Guru Kls Awal 3 : ‘Saya juga begitu, tetapi saya punya usul bagaimana kalau kita pertama-tama kita buat dulu RPP kita masing-masing, lalau kita diskusikan secara bergantian ?”
Guru Kls Awal 1 : “Baiklah kalau begitu’



Guru Kls Tinggi 1 : “ Bapak dan Ibu, saya punya usulan untuk program kerja kita guru kelas tinggi”
Guru Kls Tinggi 2 : “usulan apa itu pak?”
Guru Kls Tinggi 1 : “Untuk program kelas Tinggi kita adakan kegiatan Bedah Kelas. Dimana Secara bergantian mulai kelas 4 sampai kelas 6 kita bedah. Maksudnya kita cermati dan diskusikan bagaimana sebaiknya penataan kelas yang dapat menunjang pembelajaran aktif”
Guru Kls Tinggi 3 : “Jadi melalui program ini nanti kelas kita akan tampak berbeda ya pak/
Guru Kls Tinggi 2 : “Tentu saja iya lah Bu, kan pasti dapat masukan dari hasil diskusi kita.
Guru Kls Tinggi 1 : “Baiklah kita mulai dari kelas 4 dulu ya”


Guru Bidang Studi 1 : “Untuk menyusun Program kerja kita yang mana mempunyai bidang studi yang berbeda, kira-kira apa ya Bapak dan Ibu?”
Guru Bidang Studi 2 :  “menurut saya kita cari program kegiatan yang dapat dipelajari dari ketiga jenis Bidang Studi ini, Pak”
Guru Bidang Studi 3 : “Iya, menurut saya juga begitu. Saya punya ide, bagaimana kita rancang suatu Kegiatan Ekstra kurikuler. Kegiatan ini merupakan wujud implementasi dari ketiga Bidang Studi kita.
Guru Bidang Studi 2 : “Oh ya, Pak untuk Agama ka nada nilai kebersihan, dan di Penjas ada nilai kekompakan atau kerjasama, sedangkan Kertakes ada nilai ketrampilan tangan’ bagaimana kalau kegiatan ektra kurikuler itu berupa Lomba kelas sehat?”
Guru Bidang Studi 1: ‘baiklah bapak-ibu, kita adakan kegiatan Lomba Kelas Sehat, namun jangan lupa nanti kita bahas di kelas kita makna atau nilai-nilai yang ada ditinjau dari bidang studi kita masing-masing”
05 A.  INTERIOR RUANG KELAS 1, PAGI
Tampak suasana Guru kelas 1 sedang mengajar membaca dan menulis dan dibantu oleh 2 orang Ibu wali murid sedang membantu siswa menulis dan membaca
INSERT CAPTION:  PAGUYUBAN KELAS AWAL SEBAGAI PROGRAM KERJA KOMITE SEKOLAH
05 B. INTERIOR RUMAH WALI MURID, MALAM
Tampak suasana belajar kelompok dirumah salah satu wali murid yang dibimbing oleh orang tua siswa dengan bantuan buku penghubung
INSERT CAPTION:  PAGUYUBAN KELAS TINGGI SEBAGAI PROGRAM KERJA KOMITE SEKOLAH

SFX : SUARA AMBIENS












Orang tua siswa: Ayo anak-anak kamu kerjakan PR yang telah diberikan Ibu guru tadi siang.
Anak 1: Bu PR nya tadi matematika
Anak 2: Iya bu, soalnya mencari volume kubus
Orang tua siswa: Ya anak-anak, mulailah bekerja.

06 A. INTERIOR RUANG KELAS 2, PAGI
Tampak Kepala sekolah sedang melakukan Pendampingan di Kelas Awal:
Kepala Sekolah membicarakan RPP sebelum memulai pengamatan
CUT TO:
Guru Mengajar tema lingkungan di Kelas 2 dan Kepala Sekolah duduk di bangku belakang mengamati Guru  mengajar.
INSERT CAPTION:  PENDAMPINGAN KEPALA SEKOLAH DI KELAS AWAL
06 B. EXTERIOR RUANG KELAS 5, PAGI
Tampak Kepala Sekolah mendampingi Guru-guru Kelas Tinggi sedang melakukan Bedah Kelas:
Kepala Sekolah ikut mendengarkan diskusi Guru-guru kelas .
INSERT CAPTION:  PENDAMPINGAN KEPALA SEKOLAH DI KELAS TINGGI


06 C. EXTERIOR DEPAN KELAS, PAGI
Tampak para siswa sedang melaksanakan kerja bhakti di kelasnya masing untuk mempersiapkan Lomba Kelas Sehat. Kepala Sekolah dan para guru kelas ikut memperhatikan kesibukan siswa.
INSERT CAPTION:  PENDAMPINGAN KEPALA SEKOLAH KELOMPOK BIDANG STUDI



KEPALA SEKOLAH: “Bu tema apa yang akan Ibu bahas pada pertemuan ini?
Guru: “Temanya Lingkungan pak. Itu Pak sudah saya cantumkan di RPP saya”
KEPALA SEKOLAH: “Oh Ya Bu, silahkan dimulai saya akan mengamati di bangku belakang”
GURU: “baiklah Pak”



SPX: SUARA AMBIENS












Guru 1: Baiklah Pak-Bu bagaimana sebaiknya penataan ruang kelas saya ini?
Guru 2: Menurut saya sebaiknya alat peraga yang sering digunakan itu diletakkan di pojok ruang agar mudah mengambilnya.
Guru 3: Iya Pak, selain itu perlu dibuatkan tempan untuk memajang hasil karya siswa di dinding samping kelas.
Guru 1: okelah pak-bu, tapi saya perlu dukungan bapak kepala sekolah mengenai biayanya”
Kepala Sekolah: jangan khawatir Pak, nanti segala biaya akan ditanggung oleh sekolah.




Guru Bidang Studi 1: “Sepertinya para siswa sangat antusias mempersiapkan lomba ini Pak”
Kepala Sekolah: Saya rasa begitu, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa dipelajari dalam bidang studi yang berbeda pak?
Guru Bidang Studi 2: “jadi begini pak, nanti akan kami bahas sesuai dengan bidang studi yang sedang dipelajari. Misalnya di bidang studi Penjas, nanti kita diskusikan apakah kerjasama tim itu penting? Mengapa?
Kepala Sekolah: Oh begitu, kalau bisa bapak buat rencana kegiatan ini secara periodic saja, walaupun dengan nuansa atau focus yang sedikit berbeda.


07 . INTERIOR  RUANG PERTEMUAN, PAGI

Tampak suasana rapat evaluasi program kerja masing-masing unsur.

Kepala Sekolah membuka rapat dan mengemukakan tujuan rapat.




Masing-masing Unsur menyampaikan hasil pelaksanaan program kerjanya.






Diskusi untuk mengindentifikasi kendala dan kemungkinan solusinya































Disusul oleh :
CREDIT TITLE

-          Penulis naskah
-          Sutradara
-          Pendukung acara , dll


SELESAI






Kepala Sekolah: “Assalamualaikum wr wb, Bapak-Ibu sekalian, rapat kali ini adalah rapat untuk mengevaluasi keberhasilan yang telah dicapai dan kemungkinan munculnya kendala yang dihadapi oleh setiap kelompok/unsure. Sehingga kita dapat mencari solusi pemecahannya.
Untuk itu saya persilahkan wakil Guru Kelas Awal untuk menyampaikan hasilnya.

Kelompok Guru Kelas Awal: Terima kasih atas kesempatannya, baiklah bapak-ibi sekalian keberhasilan yang kami peroleh dengan dibuatnya RPP secara bersama-sama adalah dapat diketahuinya kemungkinan yang dapat mengurangi lancarnya pembelajaran. Adapun kendalanya adalah kami kurang mempunyai waktu untuk bisa bersama-sama menyusun RPP. Sekian terima kasih”

KEPALA SEKOLAH: Baiklah, selanjutnya saya persilahkan wakil guru kelas tinggi,

Wakil Guru Kelas Tinggi: Terima kasih, khususnya program bedah kelas yang kami dilaksanakan keberhasilannya adalah sekarang tampilan kelas kami jauh berbedadari sebelumnya, tampak lebih ramai dan indah sehingga siswa sangat senang mengikuti pelajaran. Adapun kendala yang kami hadapi adalah perlu banyak tenaga dan biaya. Oleh karena itu tanpa dukungan dari Kepala Sekolah maka program ini tidak akan seperti ini. Sekian dari kami.”

KEPALA SEKOLAH: Baiklah untuk selanjutnya saya persilahkan wakil guru bidang studi untuk menyampaikan laporannya.

Wakil Guru Bidang Studi: Assalamualaikum wr wb, dari hasil pelaksanaan program kami yaitu kegiatan ekstra kurikuler “Lomba Kelas Sehat” ternyata sangat diminati oleh semua siswa. Banyak siswa yang antusias melakukan kerja bakti dikelasnya, agar menjadi pemenang. Selain itu pembelajaran kami sangat menarik dengan menganalisa pengalaman melakukan Lomba Kelas Sehat dengan sudut pandang bidang studi kami masing-masing. Kendalanya, perlu perencanaan yang lebih matang agar kegiatan dapat bermanfaat sekaligus dapat dipelajari di kelas. Sekian terima kasih.

KEPALA SEKOLAH: Sekarang yang terakhir saya beri kesempatan pada wakil Komite Sekolah untuk melaporkan.

Wakil Komite Sekolah: Bapak Ibu yang saya hormati, dari program Komite diperoleh pertama, untuk paguyuban kelas khususnya kelas awal, siswa lebih banyak memperoleh bimbingan karena beberapa orang tua ikut membantu di dalam kelas. Yang kedua, dengan adanya bimbingan belajar kelompok yang dilakukan oleh orang tua sangat membantu siswa belajar di rumah sesuai petunjuk yang diberikan guru di dalam Buku Penghubung. Sedangkan kendala yang kami peroleh adalah tidak semua orang tua mempunyai kesempatan dan kemampuan yang dibutuhkan dalam program ini. Sekian wass wr wb.

KEPALA SEKOLAH: Alhamdulillah ternyata seluruh program yang telah kita rencanakan dapat berhasil dengan baik, oleh karena itu sangat bersyukur dan berterima kasih pada bapak-ibu sekalian. Semoga amal perbuatan abapak-ibu mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan YME. Sekian rapat kali ini saya akhiri dengan ucapan wass wr wb.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar