13 Desember 2010, Hadi Soekamto
Saya sering mendapat pertanyaan baik dari teman guru maupun dari mahasiswa berkaitan dengan apa perbedaan dari Alat, Bahan, dan Sumber belajar. Oleh karena itu dalam kesempatan ini saya berusaha menjawab atas pertanyaan yang menjadi permasalahan ini.
Untuk memberikan penjelasan tentang ketiga hal tersebut, saya akan memulainya dengan mengulas tentang Bahan terlebih dahulu.
Dalam setiap kali kita melakukan kegiatan pembelajaran, kita harus menentukan dahulu bahan apa yang akan menjadi pusat perhatian siswa dalam belajar. Karena bahan belajar harus ada setiap siswa melakukan aktivitas belajar. Bahan disini dapat berupa segala sesuatu yang dijadikan objek belajar siswa. Seperti halnya dengan seorang penjahit, maka untuk melakukan aktivitas menjahit maka sipenjahit harus ada bahan yang dijadikan objek kegiatannya. Secara gamblang kita mesti tahu bahan apakah gerangan yang dijadikan objek menjahit dari seorang tukang jahit? Ya betul, kain dan benang itu adalah bahan dari seorang penjahit untuk melaksanakan aktivitas menjahitnya.
Kalau kita kembali pada kegiatan belajar siswa, maka yang dapat menjadi bahan belajar siswa adalah segala sesuatu yang dijadikan objek belajar selama melaksanakan aktivitas belajarnya. Bahan ini dapat berwujud barang yang riel/nyata misalnya kertas bekas, tanah liat, semen, atau benda lainnya. Selain itu pula bahan belajar dapat berwujud benda yang abstrak misalnya data stattistik, konsep, bacaan, atau barang lain yang sifatnya tidak nyata. Namun yang perlu mendapat penekanan dalam hal ini adalah segala sesuatu yang "dikerjain" oleh siswa selama melakukan proses/aktivitas belajarnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan belajar harus ada disetiap aktivitas belajar siswa.
Selanjutnya Alat belajar dapat kita jelaskan dengan mengambil contoh sebagaimana tukang jahit melakukan aktivitas menjahit di atas. Untuk menjahit seorang tukang jahit perlu menggunakan alat-alat tertentu agar mudah melakukannya, dan agar hasil jahitannya menjadi lebih baik, yaitu menggunakan gunting dan mesin jahit. Tanpa menggunakan gunting dan mesin jahit, maka proses menjahit oleh seorang tukan jahit akan mengalami kesulitan, dan bahkan hasilnyapun tidak akan baik dan rapi. Demikian juga dengan siswa yang sedang belajar, kadang untuk lebih mudahnya proses aktivitas belajarnya diperlukan menggunakan alat-alat tertentu misalnya untuk mengolah data statistik yang rumit diperlukan kalkulator sebagai alatnya. Walaupun tanpa kalkulator siswa dapat melakukan pengolahan data, akan tetapi prosesnya akan lebih lama dan sulit. Dengan demikian alat disini adalah segala sesuatu yang dipergunakan oleh siswa untuk melakukan aktivitas belajarnya, atau dengan kata lain "sesuatu yang digunakan untuk mengerjain bahan". Alat menurut sifatnya memang tidak harus ada dalam setiap kegiatan belajar, tetapi akan lebih mudah dan hasilnya akan lebih baik jika dilengkapi alat yang memang dibutuhkan sesuai bahan/objek yang menjadi fokus aktivitasnya.
Senada dengan Alat, sumber belajar dalam hal ini adalah sesuatu yang menjadi asal dimana bahan belajar itu diperoleh. Sumber disini dapat berupa orang, lembaga, buku referensi, atau sesuatu dimana bahan belajar itu diperoleh. Seperti misalnya data statistik diperoleh dari lembaga Biro Pusat Statiskik, Peta Jawa Timur diperoleh dari ATLAS, atau artikel "Erupsi Gunung Merapi di DIY dan Jawa Tengah" yang diperoleh dari Koran Kompas, maka sumber belajar siswa adalah BPS, ATLAS, dan Koran Kompas. Dari penjelasan ini jelas bahwa sumber harus jelas dan spesifik dimana bahan belajar itu diperoleh dan harus disediakan ketika siswa melakukan aktivitas belajarnya. Jadi sumber bukanlan hanya pelengkap atau daftar referensi saja, melainkan harus dinyatakan dan disediakan jika kita mencantumkan sumbernya. Dari sini mungkin timbul pertanyaan, "Mengapa sumber harus disediakan ketika siswa melakukan aktivitas belajar?". Jawabannya adalah karena siswa mengerjain bahan belajar diambil atau bersumber dari sana, dan bukan hanya sebagai pelengkap saja seperti biasa guru mencantumkan sumber dengan "Buku-buku yang relevan".
Demikianlah sekelumit penjelasan saya mudah-mudahan bermanfaat bagi kita. Amin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar